Siapakah yang paling berhak menjadi imam shalat

Siapakah yang Paling Berhak Menjadi Imam Shalat?

Dalam Hadist Nasai No. 780 Kitabu Imamah, Rasulullah SAW menggariskan kriteria siapakah yang paling berhak untuk menjadi imam shalat dalam suatu kaum, atau di sebuah masjid/mushalla.

Kriteria pertama adalah yang paling baik bacaan Qurannya.Kemudian siapa yang lebih dulu masuk Islam.Selanjutnya adalah yang paling banyak ilmu hadistnya.Dan terakhir adalah yang lebih tua umurnya.

Dalam Hadist Nasai No. 780 juga ditegaskan oleh Rasulullah SAW satu etika bahwa seseorang tidak boleh mengimami ditempat imam lain atau menempati tempat duduk kekuasaan orang lain kecuali sudah mendapat izin.

780 – أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ: أَنْبَأَنَا فُضَيْلُ بْنُ عِيَاضٍ، عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ رَجَاءٍ، عَنْ أَوْسِ بْنِ ضَمْعَجٍ، عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللَّهِ، فَإِنْ كَانُوا فِي الْقِرَاءَةِ سَوَاءً فَأَقْدَمُهُمْ فِي الْهِجْرَةِ، فَإِنْ كَانُوا فِي الْهِجْرَةِ سَوَاءً فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ، فَإِنْ كَانُوا فِي السُّنَّةِ سَوَاءً فَأَقْدَمُهُمْ سِنًّا، وَلَا تَؤُمَّ الرَّجُلَ فِي سُلْطَانِهِ وَلَا تَقْعُدْ عَلَى تَكْرِمَتِهِ إِلَّا أَنْ يَأْذَنَ لَكَ»
__________
[حكم الألباني] صحيح

… Abi Mas’ud meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda:”Yang lebih berhak mengimami suatu kaum adalah yang paling baik bacaan Kitabillah-nya. Apabila ada bacaannya sama baiknya maka yang lebih dulu masuk Islam. Jika ada Masuk Islamnya sama maka yang lebih banyak ilmu sunnahnya (hadist). Jika ada ilmu sunnahnya sama maka yang lebih tua umurnya. Dan janganlah kalian mengimami di kekuasaan seorang imam dan jangan duduk atas kehormatan imam kecuali dengan ijinnya (sang imam)”.
[Hadist Sunan Nasai No. 780 Kitabu Imamah]